Pasar Berharap Gencatan Senjata Iran Bertahan, Saham AS Naik Dua Hari Beruntun
Saham AS menguat untuk hari kedua pada Kamis (9/3), meski harga minyak kembali naik, di tengah optimisme pelaku pasar bahwa gencatan senjata dua pekan yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran masih bisa dipertahankan. S&P 500 naik 0,4%, Nasdaq Composite menguat 0,6%, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 143 poin atau 0,3%.
Harga minyak juga bergerak lebih tinggi. Kontrak West Texas Intermediate (WTI) terakhir naik sekitar 3% ke atas US$98 per barel setelah sempat menembus US$100, sedangkan Brent naik sekitar 1% ke atas US$95 per barel.
S&P 500 bergerak di zona positif dan minyak memangkas kenaikan dari puncak hariannya setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel setuju membuka negosiasi langsung dengan Lebanon, yang dinilai pasar dapat meredakan salah satu titik eskalasi regional.
Namun ketidakpastian tetap ada. Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf sebelumnya menuduh AS telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. Ia menyebut pelanggaran itu mencakup serangan Israel yang terus berlanjut ke Lebanon, masuknya drone ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran memperkaya uranium.
Dari sisi korporasi, pasar juga ditopang reli lebih dari 3% saham Meta Platforms setelah perusahaan meluncurkan model kecerdasan buatan barunya. Sektor defensif ikut menguat, dengan saham Walmart naik bersama saham utilitas seperti Constellation Energy.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id