Reli Pudar: S&P 500 Turun, Risiko Hormuz Belum Reda
Saham AS terkoreksi pada Kamis (9/4), memangkas sebagian reli tajam sesi sebelumnya, ketika pelaku pasar terus memantau perkembangan Timur Tengah pasca kesepakatan gencatan senjata dua pekan AS–Iran. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 0,2%, sementara Dow melemah 0,3%.
Penurunan ini terjadi setelah tiga indeks utama melonjak lebih dari 2% pada Rabu, dengan Dow mencatat hari terbaik sejak April 2025, didorong euforia “risk-on” usai Trump menyetujui jeda serangan terhadap Iran. Namun, ketahanan gencatan senjata kembali dipertanyakan setelah Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh AS telah melanggar kesepakatan, menyinggung serangan Israel yang berlanjut di Lebanon, masuknya drone ke wilayah udara Iran, serta penolakan atas hak pengayaan uranium.
Trump juga menegaskan pasukan AS akan tetap dikerahkan di sekitar Iran hingga Teheran mematuhi “real agreement”, dan memperingatkan pelanggaran akan dibalas respons militer lebih besar. Di sisi lapangan, lalu lintas di Selat Hormuz disebut belum pulih berarti sejak kesepakatan diumumkan, dengan aktivitas yang terlihat lebih banyak berasal dari kapal kargo kering, bukan pengangkut minyak—menahan keyakinan pasar bahwa risiko pasokan energi benar-benar mereda. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id