Gencatan Senjata Mengubah Arah, Wall Street Di Zona Hijau
Saham AS melonjak pada Rabu (8/4) setelah Presiden Donald Trump mengatakan serangan terhadap Iran akan ditangguhkan selama dua pekan, menahan konflik lima pekan yang sempat menutup jalur penting pasokan energi global dan mengguncang sentimen pasar. Dow Jones melesat 2,9%, S&P 500 naik 2,6%, dan Nasdaq menguat 3,3%.
Euforia risk-on terjadi bersamaan dengan koreksi tajam harga minyak. Kontrak WTI jatuh lebih dari 17% ke US$93,42 per barel, sementara Brent Juni turun lebih dari 16% ke US$91,65 per barel. Penurunan ini mencerminkan pelepasan premi risiko pasokan setelah pasar menilai peluang gangguan arus energi mereda setidaknya sementara.
Trump menyebut penangguhan serangan didukung adanya proposal 10 poin dari Iran yang dinilainya dapat menjadi basis negosiasi. Ia menegaskan gencatan senjata “dua sisi” bergantung pada pembukaan Selat Hormuz. Iran menyatakan setuju membuka jalur itu selama dua pekan dengan syarat seluruh serangan dihentikan, dan transit harus dikoordinasikan dengan Angkatan Bersenjata Iran. Media juga melaporkan Israel menyetujui jeda sementara tersebut.
Pasar kini akan memantau implementasi pembukaan Hormuz, kepatuhan gencatan senjata, serta arah minyak pasca-penurunan tajam yang akan menentukan apakah reli aset berisiko dapat bertahan. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id