Saham AS Turun saat Harapan Gencatan Senjata Memudar Jelang Tenggat Trump untuk Iran
Saham AS melemah pada Selasa (7/3) seiring mendekatnya tenggat Presiden Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, sementara harapan tercapainya kesepakatan mulai memudar. Dow Jones Industrial Average turun 382 poin atau 0,8%. S&P 500 melemah 0,9%, sedangkan Nasdaq Composite turun 1,3%.
Trump menetapkan tenggat pukul 20.00 waktu setempat (ET) bagi AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz. Jika tidak ada kesepakatan, Trump mengancam AS akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Namun komentar terbaru Trump dan laporan-laporan baru mengindikasikan peluang tercapainya kesepakatan sebelum tenggat kian kecil. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa, Trump menulis: “Satu peradaban utuh akan habis malam ini, tak akan pernah bisa dikembalikan lagi. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi.”
Meski begitu, Trump masih membuka kemungkinan bahwa AS pada akhirnya tidak akan menyerang Iran setelah tenggat berlalu. Ia menambahkan bahwa “sekarang kita memiliki pergantian rezim total dan menyeluruh, di mana pikiran yang berbeda, lebih cerdas, dan kurang radikal berkuasa, mungkin sesuatu yang luar biasa revolusioner bisa terjadi, siapa yang tahu?”
Ketegangan telah meningkat menjelang tenggat tersebut. The Wall Street Journal dan NBC News, mengutip pejabat AS, melaporkan bahwa AS melakukan serangan terhadap Pulau Kharg semalam, menambah sinyal eskalasi di lapangan yang membuat pasar makin sensitif terhadap perkembangan headline geopolitik dan risiko gangguan arus energi.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id