• Tue, Apr 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 April 2026 07:21  |

Emas Bergerak Datar, Awas! Ini Arah Selanjutnya!

Emas bergerak stabil setelah turun dua hari berturut-turut, ketika pelaku pasar menimbang ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan infrastruktur Iran serta dampak perang yang berkepanjangan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Pada perdagangan awal, bullion berada di sekitar US$4.660 per ons.

Stabilnya harga terjadi setelah emas terkoreksi lebih dari 2% dalam dua sesi sebelumnya. Trump menetapkan tenggat Selasa pukul 8 malam Waktu Timur AS untuk tercapainya kesepakatan dengan Teheran, atau AS akan memulai serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan, yang meningkatkan risiko eskalasi di tengah konflik yang sudah memicu pengetatan pasokan energi global.

Perang yang kini memasuki pekan keenam memperbesar peluang bank sentral menunda pemangkasan suku bunga, bahkan membuka ruang pengetatan lebih lanjut, seiring kekhawatiran inflasi akibat guncangan pasokan energi. Di AS, pasar obligasi mempertahankan penguatan terbatas, dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga hingga akhir tahun.

Kondisi suku bunga tinggi biasanya membebani emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga. Namun, tekanan biaya dari guncangan pasokan energi juga dinilai menekan pertumbuhan ekonomi, yang dapat kembali menguatkan permintaan emas sebagai aset defensif, terutama ketika indikator ekonomi menunjukkan perlambatan.

Data terbaru menunjukkan sektor jasa AS melambat pada Maret, dengan penurunan tenaga kerja terbesar sejak 2023 dan kenaikan harga input yang menguat tajam. Di sisi lain, emas telah turun sekitar 12% sejak konflik di Timur Tengah dimulai pada akhir Februari, karena daya tarik safe haven melemah ketika investor melakukan likuidasi untuk menutup kerugian di aset lain.

Dalam perkembangan geopolitik, Trump menegaskan Selat Hormuz harus dibuka kembali sebagai bagian dari kesepakatan, sementara jalur maritim tersebut disebut masih largely tertutup bagi pengapalan sejak konflik dimulai. Spot gold naik tipis 0,2% menjadi US$4.659,25 per ons pada 07.08 waktu Singapura; indeks dolar Bloomberg datar, sementara pergerakan logam mulia lain cenderung menguat terbatas.

5 Poin Terpenting :

- Emas stabil di sekitar US$4.660/ons setelah turun lebih dari 2% dalam dua sesi.

- Ultimatum Trump ke Iran hingga Selasa 20.00 ET meningkatkan risiko eskalasi konflik.

- Guncangan pasokan energi memicu kekhawatiran inflasi, berpotensi menunda pemangkasan suku bunga bank sentral.

- Suku bunga tinggi membebani emas, tetapi risiko perlambatan pertumbuhan dapat mendukung permintaan defensif.

- Emas turun sekitar 12% sejak akhir Februari, antara lain karena likuidasi investor, dan bergerak cenderung berlawanan arah dengan minyak yang kembali menguat.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai