Dolar Melemah Tipis Jelang Tenggat Hormuz, Pasar Tetap Siaga Eskalasi
Dolar AS melemah tipis pada Selasa (7/4) menjelang tenggat AS bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pada 08:55 ET, indeks dolar turun 0,1% ke 99,88, sementara EUR/USD naik 0,2% ke 1,1563 dan GBP/USD naik 0,1% ke 1,3257.
Meski koreksi terbatas, pasar menilai dolar masih relatif diminati sebagai lindung nilai di tengah ketidakpastian lanjutan konflik. ING menilai harga energi yang tetap tinggi serta kondisi ekonomi AS yang terlihat solid masih menjadi faktor penopang dolar, bahkan ketika sentimen jangka pendek terpengaruh oleh headline diplomasi dan risiko konflik.
Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan dengan menyatakan akan melanjutkan serangan terhadap jembatan dan pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak menyetujui penghentian permusuhan dan pembukaan Hormuz hingga Selasa malam. Trump juga menyisakan ruang bahwa solusi diplomatik masih mungkin, di saat pejabat Iran menyebut mediasi Pakistan memasuki tahap “kritis dan sensitif”.
Di lapangan, Iran dan Israel dilaporkan terus saling menyerang. Wall Street Journal mengutip sejumlah pejabat yang mengatakan militer AS menyiapkan opsi serangan terhadap target energi di Iran. Teheran sendiri menolak usulan jeda 45 hari dari mediator AS dan regional sebagai imbalan pembukaan Hormuz, menjaga risiko eskalasi dan volatilitas FX tetap tinggi menjelang batas waktu. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id