• Sat, Jul 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 July 2026 11:27  |

Minyak Stabil, Diplomasi AS-Iran Jadi Penahan

Harga minyak bergerak stabil pada akhir pekan yang penuh gejolak, seiring pasar mencermati kelanjutan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Brent diperdagangkan di atas US$76 per barel setelah turun lebih dari 2% pada Kamis, sementara West Texas Intermediate atau WTI bergerak di sekitar US$72 per barel.

Pergerakan minyak masih dipengaruhi oleh ketegangan di Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman energi dari kawasan Teluk ke pasar global. Lalu lintas kapal melalui jalur tersebut turun tajam setelah serangkaian serangan terhadap kapal dan serangan balasan antara AS dan Iran. Meski begitu, pasar melihat situasi ini belum sepenuhnya berubah menjadi perang besar.

Sentimen sedikit membaik setelah pejabat AS menyatakan pembicaraan teknis dengan Iran masih berlangsung dan Washington tetap berkomitmen mencari solusi. Kondisi ini memberi sinyal bahwa jalur diplomasi belum tertutup, meskipun status gencatan sebelumnya masih tidak jelas setelah Presiden AS Donald Trump sempat menyebut kesepakatan itu sudah berakhir.

Di sisi lain, pasar tetap waspada karena aktivitas kapal di Selat Hormuz masih tipis. Data pelacakan menunjukkan tidak ada kapal komoditas besar yang terlihat melintas, meski satu supertanker kosong milik Yunani dilaporkan kembali masuk ke kawasan Teluk setelah melewati jalur tersebut. Situasi ini membuat pelaku pasar terus memantau apakah pasokan dari produsen Teluk, termasuk Arab Saudi, tetap berjalan lancar.

Investor juga menunggu laporan bulanan International Energy Agency atau IEA untuk membaca arah permintaan dan pasokan minyak global. Pada saat yang sama, struktur harga Brent menunjukkan pasar masih ragu menentukan arah. Setelah sempat berada dalam pola bearish di awal pekan, lalu berubah menjadi lebih ketat pada pertengahan pekan, kondisi pada Jumat kembali hampir seimbang. Artinya, minyak masih berpotensi bergerak volatil selama konflik AS-Iran belum benar-benar mereda.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai