Serangan Kapal Bayangi Harga Minyak Saat Ini!
Harga minyak dunia bergerak menuju pelemahan mingguan setelah aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz kembali meningkat. Meski begitu, serangan terhadap kapal kargo di dekat Oman kembali memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran penting tersebut.
Minyak Brent turun ke bawah US$74 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$71 per barel pada perdagangan Jumat. Kedua acuan minyak sempat menguat lebih dari 2% pada sesi sebelumnya setelah kapal kontainer Ever Lovely dilaporkan terkena proyektil tidak dikenal.
Sebelumnya, kapal-kapal mulai kembali melintasi Selat Hormuz setelah muncul sinyal awal menuju kesepakatan yang lebih permanen antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini membuat pasokan minyak dari kawasan Teluk kembali mengalir ke pasar global.
Namun, serangan terhadap kapal tersebut kembali mengguncang kepercayaan pemilik kapal dan awak. Pejabat Gedung Putih menyebut masih terlalu dini untuk memastikan pelaku serangan, meski tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lingkungan yang dilaporkan.
Ketegangan juga meningkat setelah muncul dua jalur alternatif melalui Hormuz. Salah satunya berada dekat Iran, sementara jalur lain menyusuri pesisir Oman dan mendapat perlindungan Amerika Serikat. Iran menyatakan pelayaran di luar kerangka resminya tidak akan mendapat jaminan keamanan.
Dari sisi pasar, insiden ini sempat memicu aksi beli kembali setelah harga minyak sebelumnya tertekan cukup dalam. Namun, tekanan masih datang dari pulihnya ekspor minyak Teluk dan meningkatnya produksi sejumlah negara produsen. Kondisi ini membuat harga minyak tetap rentan bergejolak, terutama jika risiko keamanan di Selat Hormuz kembali meningkat. (asd)*
Sumber: Newsmaker.id