Saham Jepang Melemah, SoftBank Anjlok Tajam
Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (26/06), terseret tekanan besar pada saham teknologi. Indeks Nikkei 225 turun 4,15% dan berakhir di level 69.361, sementara indeks Topix yang lebih luas melemah 1,32% ke posisi 3.963. Pelemahan ini menghapus penguatan yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya.
Tekanan utama datang dari sektor teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sentimen tersebut membuat saham-saham berbasis teknologi kembali berada di bawah tekanan jual, terutama setelah reli sebelumnya dinilai mulai kehilangan tenaga.
SoftBank Group menjadi sorotan utama setelah sahamnya anjlok hampir 13%. Penurunan tajam ini terjadi setelah muncul laporan bahwa OpenAI berpotensi menunda rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 2027. Kabar tersebut menekan ekspektasi pasar terhadap potensi imbal hasil investasi SoftBank sebagai salah satu investor besar di perusahaan tersebut.
Saham teknologi lainnya juga ikut melemah signifikan. Kioxia Holdings turun 11,2%, Fujikura melemah 4,7%, Advantest merosot 9,6%, Tokyo Electron turun 3,2%, dan Taiyo Yuden terkoreksi 10,8%. Dari sisi ekonomi, data terbaru menunjukkan inflasi inti Tokyo meningkat untuk pertama kalinya dalam delapan bulan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Japan masih berpeluang melanjutkan kenaikan suku bunga ke depan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id