• Tue, Jun 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 June 2026 07:48  |

Minyak Stabil, Pasar Tunggu Kejelasan Pembukaan Hormuz

Harga minyak bergerak stabil setelah penurunan terbesar dalam lebih dari dua pekan, karena trader, perusahaan pelayaran, dan produsen masih menunggu detail kesepakatan AS–Iran yang ditujukan untuk membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Brent diperdagangkan di bawah US$83/barel setelah turun hampir 5% pada Selasa, sementara WTI berada di sekitar US$81/barel. Kesepakatan sementara itu dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat, tetapi Washington dan Teheran belum merilis teks resmi memorandum.

Presiden Donald Trump menegaskan Hormuz akan dibuka pada Jumat dan menyebut jalur tersebut akan bebas biaya. Namun, pasar masih berhati-hati karena pelaku industri membutuhkan kepastian teknis sebelum kapal kembali beroperasi normal. Pejabat energi Teluk menerima banyak pertanyaan dari pembeli soal apakah minyak mentah sudah bisa kembali melewati selat, sementara perusahaan pelayaran dan trader masih menunggu kejelasan soal keamanan, aturan operasional, dan status biaya transit.

Selat Hormuz sangat penting karena sebelum perang membawa sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Karena itu, pembukaan kembali jalur ini dapat menambah pasokan dan menurunkan tekanan harga energi. Namun, normalisasi tidak diperkirakan terjadi cepat. Analis Raymond James, Pavel Molchanov, memperkirakan pasokan minyak paling cepat kembali ke level sebelum perang pada akhir Juli, karena masih ada hambatan logistik yang harus diselesaikan.

Morgan Stanley memangkas proyeksi harga minyak setelah pengumuman kesepakatan. Dated Brent kini diperkirakan rata-rata US$90/barel pada Juli–September, turun dari proyeksi sebelumnya US$100, sementara outlook kuartal IV dipangkas menjadi US$80. Bank tersebut melihat 50% produksi dapat kembali pada September dan 80% pada Desember, sedikit lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Meski begitu, sejumlah lembaga masih berhati-hati. Data Kpler menunjukkan hampir 300 kapal bermuatan masih menunggu keluar dari Teluk Persia, dengan jumlah kapal kosong yang hampir sama menunggu masuk ke kawasan tersebut. RBC Capital Markets menilai butuh waktu berbulan-bulan untuk mendekati level arus sebelum perang. Kondisi ini menunjukkan pasar minyak belum sepenuhnya keluar dari risiko pasokan, meski premi perang mulai berkurang.

Secara fundamental, pembukaan Hormuz dapat menurunkan risiko inflasi energi dan mengurangi tekanan terhadap bank sentral, termasuk Federal Reserve, yang pekan ini menilai arah suku bunga. Namun, selama detail kesepakatan, keamanan pelayaran, dan pemulihan volume ekspor belum jelas, harga minyak masih berpotensi bergerak volatil. Fokus pasar berikutnya adalah penandatanganan Jumat, arus kapal aktual, respons asuransi, dan data pemulihan pasokan dari Teluk.

5 poin inti:

- Brent stabil di bawah US$84/barel, WTI di sekitar US$81/barel.

- Pasar menunggu teks resmi kesepakatan AS–Iran soal Hormuz.

- Normalisasi pasokan diperkirakan tidak langsung terjadi.

- Hampir 300 kapal bermuatan masih menunggu keluar dari Teluk Persia.

- Pembukaan Hormuz dapat meredakan inflasi energi, tetapi risiko teknis masih besar.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai