• Thu, May 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 May 2026 12:40  |

Oil Mencari Arah Baru!

Harga minyak bergerak stabil setelah sempat jatuh hampir 8% pada sesi sebelumnya. Brent berada di atas US$100 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI bergerak di dekat US$96 per barel, seiring pasar mencermati proposal baru Amerika Serikat kepada Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Washington disebut telah mengajukan nota kesepahaman satu halaman yang berpotensi membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap. Iran diperkirakan akan memberikan respons dalam beberapa hari mendatang, namun hingga saat ini belum ada kesepakatan final yang benar-benar dicapai.

Selat Hormuz masih menjadi pusat perhatian pasar energi global karena jalur vital tersebut sebagian besar tertutup sejak akhir Februari. Saat ini, kawasan tersebut menghadapi blokade ganda: Iran menghambat lalu lintas kapal, sementara Angkatan Laut AS mencegah kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran untuk menekan industri minyak negara tersebut.

Meski ada harapan diplomasi, pelaku pasar masih berhati-hati. Sejumlah analis menilai penurunan tajam harga minyak sebelumnya terlalu cepat dan terlalu optimistis, karena faktor utama yang benar-benar menentukan arah harga adalah kapan dan bagaimana Selat Hormuz bisa kembali dibuka secara aman.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan mengakhiri kampanye militernya dan mencabut blokade jika Iran menyetujui poin-poin yang telah dibahas. Namun, ia juga memberi peringatan keras bahwa serangan dapat kembali dilakukan jika Iran menolak kesepakatan tersebut.

Di sisi lain, tekanan terhadap Trump meningkat karena lonjakan harga energi ritel di AS mulai membebani masyarakat. Selain itu, agenda pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada 14–15 Mei di Beijing juga membuat Washington berkepentingan menjaga agar konflik Iran tidak mengganggu stabilitas global menjelang pertemuan tersebut.

5 Inti Poin:

- Harga minyak stabil setelah sebelumnya jatuh hampir 8%.

- Brent bergerak di atas US$102, sementara WTI dekat US$96.

- AS mengajukan proposal baru untuk membuka kembali Selat Hormuz secara bertahap.

- Iran belum memberi keputusan final, sehingga pasar masih menunggu kepastian.

- Harga minyak tetap sensitif karena Hormuz belum benar-benar aman dan blokade masih berlangsung.(asd)

Sumber: Newsmaker.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai