Emas Melonjak 3% di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran
Harga emas melonjak tajam pada Rabu (6/5) setelah muncul indikasi baru bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan damai. Optimisme tersebut menekan harga minyak dan dolar AS, sekaligus meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Harga emas spot naik 3% ke level US$4.694,40 per ons, sementara kontrak berjangka emas juga menguat 3% ke US$4.705,50 per ons. Kenaikan ini terjadi di tengah pelemahan dolar dan penurunan harga energi, yang biasanya mendukung pergerakan emas.
Laporan menyebutkan Gedung Putih hampir mencapai kesepakatan dengan Iran melalui nota kesepahaman satu halaman untuk mengakhiri perang. Dokumen tersebut dikabarkan menjadi kerangka awal untuk negosiasi lebih rinci terkait program nuklir Iran. Washington disebut menunggu respons Tehran atas sejumlah poin utama dalam waktu dekat.
Dalam proposal tersebut, Iran disebut akan menyetujui moratorium pengayaan nuklir, sementara AS akan mencabut sanksi dan membebaskan dana Iran yang saat ini dibekukan. Selain itu, pembatasan di Selat Hormuz juga akan dicabut sehingga jalur pelayaran strategis tersebut kembali terbuka untuk transit energi global.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa jika Iran menyetujui kesepakatan yang telah dibahas, konflik yang selama ini memicu gejolak pasar dapat segera berakhir dan blokade akan dibuka sepenuhnya, termasuk bagi Iran. Pernyataan tersebut semakin memperkuat sentimen bahwa peluang perdamaian kini berada dalam jangkauan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id