• Thu, May 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 May 2026 04:38  |

Trump Ancam Serangan Lebih Besar Jika Iran Tolak Kesepakatan Damai

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi serangan militer dengan tingkat yang jauh lebih tinggi jika menolak kesepakatan damai. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah laporan media yang menyebut Washington dan Tehran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa operasi militer AS yang dikenal sebagai “Operation Epic Fury” akan dihentikan jika Iran menyetujui poin-poin yang telah dibahas. Ia menegaskan bahwa jika kesepakatan tercapai, blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran di Teluk Oman akan memungkinkan Selat Hormuz kembali terbuka bagi semua pihak, termasuk Iran.

Namun Trump juga memberikan peringatan tegas. Ia menyatakan bahwa apabila Iran tidak menyetujui kesepakatan tersebut, pemboman akan kembali dimulai dengan intensitas yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Pernyataan ini muncul setelah laporan menyebut kedua negara hampir menyepakati nota kesepahaman satu halaman berisi sejumlah poin utama sebagai kerangka penghentian perang dan dasar negosiasi lanjutan.

Meski pasar merespons positif dengan lonjakan indeks saham dan penurunan harga minyak, Trump kemudian mengatakan masih terlalu dini untuk membahas pertemuan tatap muka lanjutan dengan Iran. Ia juga menyebut perang memiliki peluang besar untuk berakhir, namun menambahkan bahwa jika konflik tidak dihentikan, operasi militer dapat kembali ditingkatkan.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Tehran masih meninjau proposal tersebut dan akan menyampaikan respons melalui mediator Pakistan. Dalam pernyataan terpisah, pihak Iran menekankan bahwa proses negosiasi harus dilakukan dengan itikad baik dan bukan dalam bentuk tekanan, pemaksaan, atau ancaman.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai