• Sat, Apr 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 April 2026 02:17  |

Minyak Anjlok hingga 9% Usai Iran Nyatakan Hormuz Dibuka, Premi Risiko Mulai Pudar

Harga minyak ditutup melemah tajam pada Jumat (17/4) setelah Iran menyatakan jalur Selat Hormuz dibuka untuk seluruh kapal komersial selama sisa periode gencatan senjata, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah setuju untuk tidak pernah menutup selat itu lagi. Pasar merespons dengan cepat melalui pelepasan premi risiko geopolitik yang sempat tertanam dalam harga selama dua pekan terakhir.

Brent ditutup turun US$9,01 atau 9,07% ke US$90,38 per barel, setelah sempat menyentuh terendah sesi US$86,09. WTI jatuh US$10,48 atau 11,45% dan ditutup di US$83,85 per barel, usai sempat turun ke US$80,56. Kedua kontrak mencatat penurunan harian terbesar sejak 8 April.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa semua kapal bisa melintas Hormuz, namun harus dikoordinasikan dengan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pejabat itu juga menyebut pencairan dana Iran menjadi bagian dari kesepakatan. Data pelacakan kapal menunjukkan sekitar 20 kapal bergerak dari Teluk menuju pintu keluar melalui Selat Hormuz, mengindikasikan aktivitas pelayaran mulai pulih.

Menurut analis Gelber & Associates, pasar sedang “cepat” menghapus premi risiko ekstrem dan kembali mem-price in normalisasi arus fisik ketimbang risiko disrupsi. Sejalan dengan itu, seorang reporter Axios melaporkan di X bahwa AS dan Iran membuat kemajuan dalam negosiasi memorandum of understanding tiga halaman untuk mengakhiri perang.

Trump juga mengatakan dalam wawancara telepon dengan Reuters bahwa AS akan masuk ke Iran dengan “tempo santai” untuk mengambil kembali uranium yang diperkaya dan membawanya ke AS. Di sisi diplomasi, harapan pasar turut didukung prospek pembicaraan lanjutan AS–Iran pada akhir pekan dan gencatan senjata 10 hari Israel–Lebanon, yang memperkuat persepsi bahwa konflik Timur Tengah mendekati fase de-eskalasi. Trump menambahkan Iran menawarkan komitmen untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun, sebagai salah satu isu yang menjadi titik negosiasi.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai