• Mon, Mar 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 March 2026 07:13  |

Minyak Tetap Volatil, Ultimatum Trump ke Iran Kunci Arah Hormuz

Harga minyak bergerak volatil pada Senin ketika pasar menilai ultimatum Presiden AS Donald Trump yang mendesak Iran membuka kembali Selat Hormuz. WTI diperdagangkan di sekitar US$98 per barel setelah sempat menyentuh US$101,5 pada awal sesi, menunjukkan premium risiko masih mudah berubah mengikuti headline geopolitik.

Brent juga berfluktuasi di area tinggi. Kontrak Brent berada di sekitar US$112 per barel setelah sempat naik hingga US$115, menegaskan bahwa fokus pelaku pasar masih pada jalur pelayaran Hormuz dan potensi gangguan pasokan yang belum mereda.

Trump memperingatkan bahwa ia akan “menghancurkan” pembangkit listrik utama Iran jika jalur tersebut tidak dibuka kembali untuk pelayaran hingga Senin malam. Teheran merespons dengan menyatakan akan menargetkan aset AS dan Israel di kawasan—termasuk infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi—jika fasilitas energi Iran diserang, memperbesar risiko eskalasi lintas sektor.

Sejak perang Iran dimulai, harga minyak telah melonjak sekitar 50% karena konflik belum menunjukkan tanda mereda. Penutupan efektif Hormuz menahan arus pasokan, sementara produksi minyak Timur Tengah turun tajam, membuat pasar menempatkan gangguan pasokan sebagai skenario dasar jangka pendek.

Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan pasar minyak global menghadapi guncangan terbesar dalam sejarah, meski sudah ada pelepasan cadangan darurat dalam skala besar. Upaya AS untuk memfasilitasi penjualan minyak Rusia dan Iran juga dinilai belum cukup menetralkan risiko ketika masalah utama adalah keamanan dan akses jalur pengiriman.

Ke depan, arah harga akan sangat ditentukan oleh dua hal: apakah ada bukti konkret pembukaan kembali Hormuz dan normalisasi arus tanker, serta apakah eskalasi serangan meluas ke infrastruktur energi kawasan. Selama ketidakpastian ini bertahan, volatilitas harian diperkirakan tetap tinggi. (asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com NM23 Ai