Bessent Sebut Deal AS-Iran soal Hormuz Bisa Segera Tercapai
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan kesepakatan antara AS dan Iran terkait kontrol Selat Hormuz bisa tercapai dalam beberapa hari ke depan. Pernyataan ini langsung menekan harga minyak karena pasar melihat peluang jalur pelayaran energi tersebut dapat kembali dibuka lebih lancar.
Bessent mengatakan AS sedang melakukan pembicaraan dengan Iran dan membuka kemungkinan adanya kesepakatan pada hari Selasa atau Rabu. Menurutnya, kesepakatan itu dapat membantu membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur energi paling penting di dunia.
Saat ditanya apakah kesepakatan tersebut akan mencakup pungutan biaya dari Iran terhadap kapal yang melintas, Bessent tidak memberi rincian. Namun, ia menyebut bahwa kemungkinan besar akan ada kebebasan pergerakan kapal di jalur tersebut.
Pernyataan Bessent membuat harga minyak langsung melemah tajam. Brent futures sempat turun hingga 4% ke bawah US$81 per barel dalam perdagangan London, karena pasar mulai melepas sebagian premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak.
Dari sisi dampak market, peluang deal AS-Iran soal Selat Hormuz dapat menekan Brent dan WTI jika benar-benar membuka kembali arus pelayaran energi. Namun, pasar masih berhati-hati karena kesepakatan serupa sempat gagal bulan lalu, sementara AS dan Iran masih beberapa kali saling melancarkan serangan. Jika deal kembali gagal, harga minyak berpotensi rebound cepat karena risiko pasokan belum sepenuhnya hilang. (asd)
Sumber: Newsmaker.id