• Thu, Apr 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 April 2026 05:53  |

Ketua Parlemen Iran: AS Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (8/3) menuduh Amerika Serikat melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan. “Ketidakpercayaan historis yang mendalam yang kami miliki terhadap Amerika Serikat berasal dari pelanggaran berulang terhadap semua bentuk komitmen — pola yang sayangnya kembali terulang,” kata Ghalibaf dalam pernyataan di media sosial.

Ghalibaf menyebut tiga bagian dari proposal gencatan senjata 10 poin Iran telah dilanggar, yakni serangan Israel yang terus berlanjut ke Lebanon, masuknya drone ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Republik Islam untuk memperkaya uranium. “Dalam situasi seperti ini, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidak masuk akal,” ujarnya. Trump pada Selasa menyatakan proposal Iran merupakan dasar yang “dapat dijalankan” untuk negosiasi.

Gedung Putih belum memberikan tanggapan segera atas permintaan komentar dari CNBC. Di pasar, harga minyak AS masih turun lebih dari 15% mendekati US$95 per barel pada 14:59 ET, meski kesepakatan gencatan senjata yang rapuh dinilai berisiko terurai.

Pernyataan Ghalibaf muncul kurang dari sehari setelah Trump mengatakan ia setuju menghentikan serangan selama dua pekan dengan imbalan Iran mengizinkan kapal melintas melalui Selat Hormuz selama periode itu. Namun, perbedaan tafsir antara AS dan Iran semakin terlihat sejak kesepakatan diumumkan, terutama terkait mekanisme di selat tersebut.

Trump menyatakan gencatan senjata bergantung pada pembukaan Selat Hormuz yang “sepenuhnya, segera, dan aman.” Namun laporan Financial Times menyebut Iran berencana meminta kapal membayar pungutan untuk melintasi jalur laut strategis itu. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada Rabu bahwa Trump menginginkan selat dibuka “tanpa pembatasan, termasuk tanpa pungutan.”

Kantor berita pemerintah Iran, Fars, sebelumnya melaporkan lalu lintas kapal tanker melalui selat telah dihentikan seiring Israel terus menyerang Lebanon. Selama perang, lalu lintas tanker melalui Hormuz merosot tajam akibat serangan Iran, memicu gangguan pasokan minyak mentah terbesar dalam sejarah. Sebelum serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, sekitar 20% pasokan minyak global melewati Selat Hormuz.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

 

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai