
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (7/10), seiring kenaikan harga energi dan lonjakan yield obligasi pemerintah kembali menekan sentimen investor. Euro STOXX 50 turun 1,6% ke 6.175, sementara STOXX Europe 600 melemah 1,1% ke 630.
Tekanan terbesar datang dari pasar obligasi. Yield obligasi pemerintah Italia tenor 10 tahun naik sekitar 10 basis poin, sementara yield Prancis melonjak 15 basis poin. Di sisi lain, yield Bund Jerman relatif stabil, sehingga memperlebar perbedaan biaya pinjaman antarnegara dan kembali memunculkan kekhawatiran mengenai fragmentasi pasar obligasi zona euro.
Kenaikan yield menjadi ancaman bagi prospek laba perusahaan karena meningkatkan biaya pendanaan dan menekan valuasi saham. Kekhawatiran terhadap kemungkinan tekanan menyebar ke sistem keuangan membuat sektor perbankan menjadi salah satu yang paling terpukul.
Saham Deutsche Bank merosot 5%, sementara Intesa Sanpaolo, UniCredit, dan BNP Paribas masing-masing turun sekitar 4%. Tekanan terhadap bank mencerminkan kekhawatiran investor bahwa naiknya biaya pendanaan dan volatilitas obligasi dapat memperbesar risiko bagi sektor keuangan Eropa.
Sektor industri juga ikut melemah. Siemens dan Safran turun sekitar 3%, sementara Schneider Electric kehilangan 2,3% dan memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya ketika investor terus mengevaluasi dampak akuisisi PTC terhadap perusahaan.
Sumber: Newsmaker.id