
Trending

Hangseng
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Hang Seng kembali melemah pada perdagangan Kamis (8/10), turun sekitar 0,2% atau 43 poin ke level 24.085. Sentimen investor tertekan oleh pelemahan Wall Street pada sesi sebelumnya serta kenaikan tajam yield Treasury AS yang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.
Tekanan terhadap pasar juga datang dari harga minyak yang masih bertahan di atas US$100 per barel. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi global dapat kembali menguat, terutama ketika pasar masih mencerna FOMC Minutes yang menunjukkan mayoritas pejabat The Fed masih melihat kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir tahun.
Dari dalam negeri Hong Kong, aktivitas sektor swasta juga belum menunjukkan pemulihan. PMI Hong Kong turun menjadi 49,2 pada September dari 49,5 pada Agustus, sekaligus mencatat bulan kedua berturut-turut berada di bawah level 50 yang menandakan kontraksi. Data tersebut menunjukkan aktivitas bisnis masih menghadapi tekanan dan menjadi tambahan beban bagi sentimen saham.
Tekanan paling terlihat pada sektor teknologi dan bioteknologi. Genscript Biotech turun 0,7%, Z.AI melemah 3,8%, MiniMax terkoreksi 5,9%, Shanghai Iluvatar CoreX jatuh 6,1%, dan InSilico Medicine Cayman turun 5,1%. Di sisi lain, pasar China daratan akhirnya kembali dibuka setelah libur panjang National Day, sehingga arus dana dari investor mainland mulai kembali menjadi perhatian pasar Hong Kong.