
Trending

AUD/USD
Sumber: Newsmaker.id
AUD/USD bergerak melemah ke sekitar 0,6940 pada perdagangan Senin, melanjutkan tekanan terhadap dolar Australia meskipun data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan telah mengurangi peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober. Dolar AS justru kembali mendapat dukungan dari tingginya imbal hasil obligasi Treasury serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Tekanan terhadap Aussie juga muncul karena pasar masih mempertimbangkan risiko perlambatan ekonomi global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sebagai mata uang yang sensitif terhadap sentimen risiko dan komoditas, dolar Australia cenderung rentan ketika investor memilih aset yang dianggap lebih defensif. Di sisi lain, Reserve Bank of Australia sebelumnya telah menaikkan suku bunga menjadi 4,60%, tetapi kebijakan tersebut belum mampu memberikan dorongan berkelanjutan bagi AUD karena kekuatan dolar AS masih mendominasi.
Dari sisi Amerika Serikat, laporan ketenagakerjaan September yang lemah telah memangkas drastis ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada pertemuan Oktober. Namun, pasar masih melihat kemungkinan pengetatan kembali pada periode berikutnya, terutama jika inflasi tetap tinggi. Kondisi tersebut membuat yield Treasury bertahan pada level tinggi dan menjaga daya tarik dolar AS. Indeks dolar bahkan kembali menguat mendekati level tertinggi dalam sekitar 18 bulan, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap AUD/USD.
Ke depan, arah AUD/USD akan sangat bergantung pada pergerakan yield AS, data ekonomi Amerika berikutnya, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Fed dan RBA. Jika yield Treasury mulai turun secara konsisten dan pasar semakin yakin Fed akan menahan suku bunga, AUD/USD berpeluang melakukan rebound. Sebaliknya, apabila dolar AS kembali menguat karena permintaan safe haven atau ekspektasi kenaikan suku bunga Desember meningkat, pasangan ini berpotensi melanjutkan tekanan ke level yang lebih rendah.
Dampaknya: Sentimen saat ini masih cenderung bearish untuk AUD/USD. Data tenaga kerja AS yang lemah sebenarnya menjadi faktor positif bagi Aussie karena menekan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, tetapi efek tersebut masih dikalahkan oleh tingginya yield AS, kekuatan dolar, dan ketidakpastian global. Jika AUD/USD mampu bertahan di sekitar area 0,6900–0,6940, peluang rebound masih terbuka. Namun, penembusan di bawah 0,6900 dapat memperbesar tekanan jual, sementara penguatan kembali di atas area 0,7000 akan menjadi sinyal bahwa buyer mulai mengambil kendali.(CP)