Nikkei Anjlok 2,6%, Ketidakpastian Politik Jepang Tekan Pasar
Indeks Nikkei 225 ditutup melemah tajam sebesar 2,6% ke level 46.847,32 pada Selasa, mencatat penurunan harian terbesar sejak 11 April. Tekanan datang setelah partai Komeito menarik diri dari koalisi pemerintahan Jepang, meningkatkan ketidakpastian politik dan menimbulkan kekhawatiran koreksi jangka pendek di pasar saham. Kondisi ini juga dinilai dapat mempersulit langkah Sanae Takaichi, presiden baru Partai Demokrat Liberal (LDP), untuk menjadi perdana menteri berikutnya.
Saham-saham besar turut terseret turun, dengan MonotaRO anjlok 10%, Furukawa Electric turun 7,5%, dan Chugai Pharmaceutical merosot 6,4%. Sementara itu, nilai tukar USD/JPY bergerak di kisaran 151,82, sedikit menguat dibanding posisi 152,29 pada akhir perdagangan Senin di New York. Pasar Jepang baru kembali beroperasi setelah libur nasional pada hari sebelumnya.(asd)
Sumber: Newsmaker.id