Nikkei Tembus 55.000, Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Jepang
Saham Jepang kembali menguat pada perdagangan Rabu, mencatat kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut. Indeks Nikkei 225 melonjak 2,1% hingga menembus level 55.000, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 1,6% ke 3.723. Penguatan ini didorong oleh turunnya harga minyak, yang membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi yang kembali meningkat.
Harga minyak bergerak turun lebih lanjut setelah International Energy Agency mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarahnya. Langkah ini bahkan disebut melampaui pelepasan 182 juta barel yang pernah dilakukan pada 2022 saat Rusia menginvasi Ukraina. Penurunan harga energi tersebut ikut mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham.
Saham-saham teknologi Jepang menjadi pemimpin kenaikan setelah Oracle melonjak hampir 9% dalam perdagangan lanjutan, didukung pendapatan yang kuat dan meningkatkan optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Beberapa saham yang mencatat kenaikan besar antara lain Kioxia Holdings yang naik 6,3%, SoftBank Group 5%, dan Fujikura 4,8%.
Selain itu, Nintendo ikut melonjak 6% setelah mengajukan keluhan resmi untuk meminta pengembalian dana atas tarif yang dipungut Amerika Serikat. Sementara itu, Japan Display kembali melesat 30% setelah muncul laporan bahwa AS dan Jepang sedang mempertimbangkan rencana pembangunan pabrik display di Amerika Serikat. Secara keseluruhan, kombinasi turunnya harga minyak dan kuatnya sentimen teknologi memberi dorongan besar bagi bursa Jepang.(asd)
Sumber: Newsmaker.id