Emas Melonjak, Deal AS–Iran Buka Harapan Baru
Harga emas menguat setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz. Inti pertama, pasar melihat kesepakatan ini sebagai katalis penting karena dapat meredakan risiko gangguan energi global. Emas sempat naik hingga 2,1% ke atas US$4.300/oz, sebelum berada di US$4.291,26/oz Senin (15/6).
Kesepakatan ini diumumkan Presiden AS Donald Trump melalui media sosial, dengan menyebut “deal” bersama Iran sudah selesai. Wakil Menteri Luar Negeri Iran juga mengonfirmasi kesepakatan tersebut dan menyatakan penandatanganan akan dilakukan pada Jumat. Isi utama perjanjian mencakup komitmen kedua pihak untuk tidak saling menyerang, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta dimulainya negosiasi untuk membongkar program nuklir Teheran.
Pembukaan Hormuz menjadi faktor paling penting bagi pasar komoditas. Jalur ini merupakan rute utama energi global, dan gangguannya selama konflik telah mendorong harga minyak naik serta memperkuat tekanan inflasi. Setelah kabar deal muncul, Brent turun hampir 4% karena pasar memperkirakan arus energi dari kawasan Teluk dapat kembali normal secara bertahap.
Bagi emas, penurunan harga minyak dapat mengurangi kekhawatiran inflasi dan meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga. Ini penting karena suku bunga tinggi biasanya menekan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, meski menguat, emas masih turun hampir 20% sejak konflik dimulai pada akhir Februari, karena sebelumnya pasar lebih fokus pada inflasi energi dan risiko pengetatan bank sentral.
Fokus pasar kini beralih ke keputusan bank sentral pekan ini, terutama Federal Reserve di bawah ketua baru Kevin Warsh. Ekspektasi pasar masih mengarah pada peluang kenaikan suku bunga akhir tahun. Karena itu, kenaikan emas saat ini masih perlu dikonfirmasi oleh dua hal: implementasi kesepakatan AS–Iran dan apakah The Fed tetap hawkish. Jika Hormuz benar-benar dibuka dan minyak terus turun, tekanan inflasi bisa mereda dan memberi ruang lebih besar bagi pemulihan emas.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id