Emas Lanjut Menguat
Harga emas naik ke sekitar $4.092 per troy ounce pada perdagangan sesi Amerika Kamis (30/7), melanjutkan kenaikan sekitar 2% pada sesi sebelumnya. Pelemahan dolar AS menjadi penopang utama bagi logam mulia
The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%. Ketua The Fed Kevin Warsh tetap menegaskan komitmen menurunkan inflasi, tetapi belum memberikan kepastian mengenai kenaikan bunga berikutnya.
Permintaan aset aman juga meningkat setelah militer AS menyerang sejumlah target Iran. Serangan tersebut dilakukan setelah Iran meluncurkan rudal ke pasukan Amerika di Yordania, sehingga kembali memicu kekhawatiran terhadap konflik dan inflasi energi.
Dampaknya, emas masih berpeluang menguat selama dolar melemah dan tensi geopolitik tetap tinggi. Namun, peluang sekitar 60% kenaikan bunga The Fed pada September dapat membatasi kenaikan karena suku bunga tinggi mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.(yds)*
Sumber: Newsmaker.id