Hang Seng Terkoreksi, Reli Tiga Hari Berhenti
Saham-saham Hong Kong melemah pada perdagangan Kamis (12/2) pagi setelah mencatat kenaikan selama tiga sesi beruntun. Indeks utama turun 172 poin atau 0,6% ke level 27.098, dengan mayoritas sektor berbalik turun dan menekan sentimen pasar.
Tekanan datang seiring performa Wall Street yang cenderung datar semalam. Data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan lebih sulit mempertahankan jalur pemangkasan suku bunga tahun ini, sehingga aset berisiko ikut kehilangan sebagian daya tariknya.
Momentum transaksi di Hong Kong juga mulai mereda karena pasar daratan China mendekati libur Spring Festival yang dimulai 15 Februari, membuat pelaku pasar cenderung menahan posisi. Namun, koreksi tertahan oleh harapan bahwa Beijing akan menyiapkan stimulus tambahan, menyusul perlambatan tajam inflasi konsumen China dan berlanjutnya tekanan deflasi harga produsen.
Di sisi kebijakan, bank sentral China (PBoC) pekan ini kembali menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya liabilitas perbankan, menjaga biaya pembiayaan tetap rendah, serta mengantisipasi risiko sistemik. PBoC juga menekankan akan meningkatkan dukungan sektor keuangan guna memperkuat permintaan domestik
Sejumlah saham yang menjadi pemberat utama indeks antara lain Budweiser Brewing yang turun 4,6%, disusul Meituan melemah 1,9%, Laopu Gold turun 1,5%, dan Smoore International terkoreksi 1,4%.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id