Indeks Hang Seng Balik Ngegas di Akhir Sesi
Indeks Hang Seng ditutup naik tipis pada Kamis (22/1) setelah sempat melemah di pagi hari. Indeks menguat 45 poin (+0,2%) ke 26.630, menandai dua hari berturut-turut berada di zona hijau.
Penguatan terjadi karena sebagian besar sektor ikut naik sejalan dengan pasar China daratan. Sentimen membaik menjelang rilis data penting Hong Kong, sementara investor mulai berani ambil posisi setelah tekanan pasar mereda dibanding awal sesi.
Sektor properti jadi sorotan. Saham properti melonjak sekitar 1,6% setelah pengembang bermasalah China Vanke mendapat persetujuan pemegang obligasi untuk menunda pembayaran obligasi domestik besar—langkah yang dinilai membantu meredakan tekanan likuiditas dan mengurangi risiko gagal bayar.
Dari sisi global, bursa Asia juga terbantu oleh arah pasar AS. Kontrak berjangka saham AS bergerak naik tipis setelah Wall Street reli pada Rabu, menyusul Trump yang mundur dari ancaman tarif terkait ambisinya atas Greenland, sehingga kekhawatiran perang dagang dengan sebagian negara Eropa ikut mereda.
Untuk saham-saham yang mencolok di Hong Kong, Pop Mart melonjak 6,1%, Li Auto naik 3,6%, Laopu Gold menguat 3,0%, dan Chow Tai Fook bertambah 2,6%. Selanjutnya, pasar menunggu data inflasi Hong Kong Desember hari ini dan rilis sentimen bisnis kuartal I pada Jumat, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tinggi dalam beberapa kuartal.
Source: Newsmaker.id