Hang Seng Tergelincir Tipis, Pasar Tunggu Data Inflasi
Saham Hong Kong melemah tipis pada perdagangan awal Kamis. Indeks Hang Seng turun 74 poin (-0,3%) ke 26.514, membalikkan kenaikan sesi sebelumnya saat pelemahan menyebar ke banyak sektor.
Sentimen investor berubah lebih hati-hati karena pasar menunggu data inflasi Hong Kong untuk Desember yang dirilis hari ini. Sebagai gambaran, pada November inflasi utama bertahan di 1,2%, sementara inflasi inti juga stabil di 1%. Data ini penting karena bisa memengaruhi pandangan pasar soal konsumsi dan kondisi ekonomi lokal.
Selain inflasi, investor juga menanti rilis indikator sentimen bisnis kuartal I di Hong Kong. Pasar ingin melihat apakah optimisme perusahaan bisa bertahan setelah sebelumnya sempat mencetak level tertinggi dalam beberapa kuartal.
Meski melemah, penurunan Hang Seng tidak terlalu dalam karena ada “bantalan” dari Wall Street. Pasar AS semalam reli setelah Trump menarik ancaman tarif dan menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan untuk mengambil Greenland, sehingga tensi geopolitik terasa lebih adem.
Di sisi lain, saham China daratan justru melanjutkan penguatan setelah Bridgewater kembali menyatakan pandangan positif pada ekuitas China, dengan alasan prospek laba perusahaan membaik dan sinyal kebijakan dinilai mendukung. Di Hang Seng, saham yang paling menekan indeks antara lain Zhaojin Mining (-4,2%), Zijin Gold Intl. (-2,4%), Minimax (-2,3%), dan Xiaomi (-1,1%).(asd)
Sumber : Newsmaker.id