Saham Eropa Menguat Tajam, Sentimen Makro Jadi Katalis Pasar
Bursa saham Eropa ditutup menguat ke level rekor pada perdagangan Jumat (3/7), didukung oleh membaiknya sentimen makroekonomi terhadap pasar saham. Penguatan juga ditopang oleh rebound perusahaan yang memiliki eksposur terhadap perdagangan berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Indeks Euro STOXX 50 naik 0,9% ke level 6.417, sementara STOXX Europe 600 menguat 0,7% ke posisi 653. Perdagangan yang lebih tipis karena libur pasar Amerika Serikat membuat perhatian investor tertuju pada sektor teknologi, yang mulai memangkas pelemahan setelah bergerak volatil sepanjang pekan.
Saham ASML naik 3,7%, mengikuti penguatan saham teknologi di Asia, sementara Infineon bertambah 1,2%. Perusahaan yang terkait dengan operasi pusat data juga ikut menguat, dengan Siemens naik 2,5% dan Schneider Electric bertambah 1,5%. Saham utilitas seperti Iberdrola dan Enel masing-masing menguat 1,5%.
Dari sisi perbankan, imbal hasil obligasi jangka pendek yang lebih rendah turut mendukung sentimen. Saham BBVA dan Deutsche Bank masing-masing naik sekitar 1%. Meski imbal hasil obligasi jangka panjang masih bertahan tinggi, tekanan di tenor pendek memberi ruang bagi penguatan sektor keuangan.
Penguatan bursa Eropa semakin solid setelah laporan tenaga kerja Amerika Serikat yang lemah dan data inflasi Zona Euro ikut memengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral. Kondisi ini membuat investor kembali menimbang peluang arah suku bunga ke depan, sekaligus menjaga minat terhadap aset berisiko.
Sumber: Newsmaker.id