Dow Cetak Rekor Baru, Rotasi Keluar dari Saham Chip Tekan Nasdaq
Wall Street rebound tajam pada Kamis (4/6), dengan Dow Jones melesat ke rekor penutupan baru saat investor terlihat melakukan rotasi dari saham-saham chip ke emiten non-teknologi. Dow naik 874,86 poin (1,73%) dan ditutup di 51.561,93, sementara S&P 500 naik 0,41% ke 7.584,31. Di sisi lain, Nasdaq tertinggal dan turun tipis 0,09% ke 26.830,96.
Penguatan Dow dipimpin saham-saham defensif dan value yang memberi bobot besar pada indeks. UnitedHealth naik lebih dari 5%, sementara JPMorgan menguat sekitar 3% dan Walmart naik hampir 1%. Di luar Dow, rotasi juga terlihat pada nama non-tech seperti Costco yang naik lebih dari 1% dan Eli Lilly yang melonjak lebih dari 4%.
Rotasi ini dipicu aksi jual tajam di saham semikonduktor, terutama setelah Broadcom anjlok lebih dari 12% usai melaporkan pendapatan kuartal yang mengecewakan. Pelemahan Broadcom membuat investor memangkas eksposur pada saham-saham yang berkaitan dengan tema AI, memicu penurunan menyeluruh di sektor chip yang sebelumnya menjadi motor reli pasar.
Tekanan di semikonduktor cukup luas. VanEck Semiconductor ETF (SMH) turun lebih dari 1%, Arm melemah lebih dari 4%, dan Micron turun mendekati 8%. Pergerakan ini memberi sinyal bahwa pasar mulai membedakan valuasi dan ekspektasi antar saham AI, serta menggeser fokus ke sektor yang dianggap lebih “aman” saat volatilitas meningkat.
Perubahan posisi ini terjadi setelah sesi sebelumnya Wall Street tertekan oleh meningkatnya tensi Timur Tengah. Serangan antara AS dan Iran kembali meningkat, termasuk laporan Iran menyerang bandara internasional Kuwait, sementara CENTCOM menyebut pasukan AS menggagalkan rudal dan drone Iran serta melakukan serangan “self-defense” di Pulau Qeshm. Kombinasi geopolitik yang memanas dan risiko inflasi energi membuat pasar lebih selektif, mendorong rotasi dari chip ke saham non-tech yang lebih defensif.(Arl)
Sumber : Newsmaker.id