Saham Eropa Turun, Trump Ragukan Gencatan Senjata Iran
Saham Eropa dibuka melemah pada Selasa (12/05) setelah kekhawatiran pasar terhadap perang di Iran kembali meningkat, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meragukan keberlanjutan gencatan senjata. Indeks Stoxx Europe 600 turun sekitar 1% pada 08:25 waktu London, mencerminkan pergeseran sentimen ke mode lebih defensif.
Di Inggris, FTSE 100 turun 0,9% seiring meningkatnya tekanan politik terhadap Perdana Menteri Keir Starmer. Analis JPMorgan menilai bank-bank Inggris seperti Lloyds, NatWest, dan Barclays menghadapi risiko pajak yang lebih tinggi bila terjadi perubahan kepemimpinan, menambah faktor domestik yang menekan kinerja pasar saham Inggris.
Dari sisi korporasi, Siemens Energy turun 2,3% setelah analis Bernstein menyoroti pelemahan margin pada unit gas perusahaan. Pergerakan ini ikut memperkuat tekanan pada indeks, di tengah seleksi saham berbasis kualitas laba dan ketahanan margin saat biaya energi berpotensi tetap tinggi.
Di komoditas, Brent naik 1,9% ke sekitar US$106 per barel setelah Trump menyebut kesepakatan dengan Iran berada dalam “massive life support” usai ia menolak tawaran damai terbaru dari Teheran. Kanal transmisi utamanya adalah energi yang lebih mahal berisiko menjaga tekanan inflasi dan membatasi ruang pelonggaran kebijakan, meski musim laba Eropa sejauh ini solid; pasar akan memantau arah konflik di Timur Tengah dan sensitivitas harga energi terhadap ekspektasi inflasi. (asd)
Sumber: Newsmaker.id