USD/CHF Rebound Tipis, Dolar AS Menguat Jelang Data Inflasi
USD/CHF naik setelah dua hari melemah, diperdagangkan di sekitar 0,7780 pada sesi Asia Selasa(10/3). Pasangan ini mendapat dorongan dari penguatan tipis dolar AS setelah penurunan intraday tajam pada sesi sebelumnya.
Greenback sebelumnya tertekan ketika permintaan safe-haven mereda di tengah harapan konflik Iran bisa segera terselesaikan. Presiden AS Donald Trump mengatakan perang dengan Iran dapat diselesaikan “sangat segera”, di saat tekanan ekonomi dan politik meningkat setelah volatilitas tajam di pasar minyak.
Pasar kini menunggu data inflasi AS, termasuk CPI dan PCE, yang dijadwalkan rilis akhir pekan ini untuk petunjuk baru arah kebijakan Federal Reserve. Dari Swiss, indeks sentimen konsumen tercatat -30 pada Februari 2026, tidak berubah dari Januari dan mendekati level terbaik dalam hampir setahun, sedikit di bawah ekspektasi -29.
Di sisi franc, ruang kenaikan USD/CHF dinilai tetap terbatas jika kehati-hatian terkait Timur Tengah kembali menguat dan mendorong aliran defensif ke CHF. Namun, Wakil Presiden Swiss National Bank (SNB) Antoine Martin menegaskan bank sentral siap bertindak melawan apresiasi franc yang dinilai berlebihan di tengah latar geopolitik yang kompleks.
Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada kombinasi arah dolar jelang rilis inflasi AS, perubahan permintaan safe-haven terkait dinamika Timur Tengah, serta sinyal SNB terkait toleransi terhadap penguatan franc.(alg)
Sumber: Newsmaker.id