USD/CHF Bangkit, Tapi Tekanan Geopolitik dan Data Swiss Jadi Perhatian
Pasangan USD/CHF menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 0,7910 pada perdagangan Asia hari Rabu(21/1). Penguatan ini terjadi karena Dolar AS pulih dari kerugian harian, meskipun pasar tetap waspada terhadap ketegangan geopolitik terkait Amerika Serikat dan Greenland.
Sentimen terhadap Dolar AS masih terbatas karena kekhawatiran “Jual Amerika” meningkat. Franc Swiss, yang dianggap sebagai aset aman, mendapat dukungan dari meningkatnya penghindaran risiko global. Presiden AS Donald Trump menegaskan ambisinya terkait Greenland dan mengancam tarif baru terhadap delapan negara Uni Eropa, memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, Uni Eropa mempertimbangkan langkah balasan terhadap aset AS senilai triliunan dolar, termasuk potensi tarif terhadap barang-barang AS senilai $93 miliar.
Di sisi lain, Dolar AS mendapat sedikit dukungan dari data pasar tenaga kerja AS yang kuat, yang menunda ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Sementara itu, Swiss mencatat deflasi produsen pada Desember 2025, dengan harga produsen turun 1,8% YoY, lebih dalam dari penurunan bulan sebelumnya. Kondisi ini membuat pasar tetap berhati-hati terhadap pergerakan USD/CHF dalam jangka dekat. (az)
Sumber: Newsmaker.id