• Tue, Jul 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 July 2026 15:07  |

Pound Terjepit Minyak dan Suku Bunga!

Poundsterling melemah ke sekitar US$1,335 setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi tiga pekan. Tekanan muncul karena investor mencermati meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, lonjakan harga minyak, dan risiko inflasi yang bisa memengaruhi arah kebijakan suku bunga.

Ketegangan meningkat setelah militer Amerika Serikat melanjutkan serangan terhadap Iran. Presiden Donald Trump juga kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran dan mengusulkan biaya 20% untuk menjaga keamanan Selat Hormuz. Kondisi ini membuat pasar khawatir terhadap kelancaran arus energi global.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian utama karena dapat mendorong inflasi lebih tinggi. Jika inflasi kembali menguat, bank sentral berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau menaikkannya lagi. Pasar kini hampir sepenuhnya memperkirakan Bank of England akan menaikkan suku bunga pada September, dengan dua kenaikan tambahan mulai diperhitungkan untuk 2026.

Dari Amerika Serikat, tekanan juga datang dari komentar Gubernur The Fed Christopher Waller. Ia memperingatkan bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat jika inflasi masih berada di atas target 2%. Pernyataan ini ikut memperkuat sentimen hawkish di pasar global.

Selain faktor ekonomi, investor juga mencermati perkembangan politik Inggris. Andy Burnham diperkirakan akan menjadi pemimpin baru Partai Labour setelah kontestasi kepemimpinan berakhir pada Jumat, dan disebut berpeluang resmi ditunjuk sebagai perdana menteri pada Senin depan.

Dampaknya ke market, pound masih berpotensi tertekan selama dolar AS mendapat dukungan dari sentimen safe haven dan ekspektasi suku bunga tinggi. Jika harga minyak terus naik dan bank sentral semakin hawkish, GBP/USD bisa sulit kembali menguat dalam waktu dekat.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Penurunan Karena Perdagangan Safe Haven ...

GBP/USD merosot lagi pada hari Senin , memperpanjang Cable ke hari perdagangan kedua berturut-turut yang mengalami penurunan ...

8 April 2025 07:20
GBP/USD

GBP/USD Temui Dukungan Kunci di 1.35 Meski Perdagangan Akhir...

Pasangan mata uang GBP/USD menemukan dukungan teknis pada level 1.3500 pada hari Senin, meskipun volume perdagangan menjelang...

30 December 2025 07:38
GBP/USD

GBP/USD Datar, Pasar Tunggu Pemicu Baru

GBP/USD bergerak mendatar di sekitar 1,3500 pada hari Senin karena pelaku pasar masih mencerna kesimpulan Mahkamah Agung AS s...

24 February 2026 07:08
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai