Dolar Australia tetap lemah setelah Keputusan Suku Bunga PBoC
Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa, setelah naik lebih dari 0,50% pada sesi sebelumnya. Pasangan AUD/USD tetap tertekan setelah Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) mengumumkan Keputusan Suku Bunga. PBoC mengumumkan penurunan Suku Bunga Pinjaman Utama (LPR) pada hari Selasa. LPR satu tahun diturunkan dari 3,10% menjadi 3,00%, sedangkan LPR lima tahun diturunkan dari 3,60% menjadi 3,50%. Mengingat hubungan perdagangan yang erat antara Australia dan Tiongkok, setiap perubahan di pasar Tiongkok dapat berdampak signifikan terhadap Dolar Australia.
Perhatian pasar kini beralih ke keputusan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) yang akan datang yang dijadwalkan pada hari ini. Bank sentral diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, setelah data ketenagakerjaan minggu lalu yang lebih kuat dari yang diantisipasi.
Pasangan AUD/USD menguat pada hari Senin karena Dolar AS melemah setelah Moody's Ratings menurunkan peringkat kredit AS dari Aaa menjadi Aa1. Langkah ini sejalan dengan penurunan peringkat serupa oleh Fitch Ratings pada tahun 2023 dan Standard & Poor pada tahun 2011. Moody's sekarang memproyeksikan utang federal AS akan naik menjadi sekitar 134% dari PDB pada tahun 2035, naik dari 98% pada tahun 2023, dengan defisit anggaran diperkirakan akan melebar hingga hampir 9% dari PDB. Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya biaya pembayaran utang, perluasan program hak, dan penurunan pendapatan pajak.
Selain itu, Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko mendapat dukungan dari optimisme baru seputar gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok selama 90 hari dan harapan untuk kesepakatan perdagangan lebih lanjut dengan negara lain. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada CNN pada hari Minggu bahwa Presiden Donald Trump bermaksud untuk menerapkan tarif pada tingkat yang sebelumnya diancamkan pada mitra dagang yang tidak terlibat dalam negosiasi "dengan itikad baik."(cay)
Sumber: Fxstreet