• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 March 2026 07:19  |

Emas Naik Hari Kelima, Pasar Makin Defensif!

Harga emas menguat untuk hari kelima berturut-turut, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah mengguncang pasar energi global dan mendorong investor kembali memburu save heaven. Emas bertahan di atas $5.340/oz pada perdagangan awal Asia setelah mengakhiri sesi sebelumnya menguat sekitar 0,8%.

Kenaikan ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump menegaskan ofensif militer terhadap Iran akan berlanjut “selama diperlukan”. Di sisi lain, Teheran dilaporkan menyerang infrastruktur minyak dan gas serta mengancam jalur pengapalan di kawasan, menambah kecemasan pasar terhadap pasokan energi dan stabilitas regional.

Lonjakan harga energi yang menyertai konflik turut memicu kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat. Dampaknya, obligasi pemerintah AS melemah dan pasar mulai menilai Federal Reserve berpotensi menahan suku bunga lebih lama. Pelaku pasar kini cenderung memundurkan ekspektasi pemangkasan suku bunga, dengan perkiraan pemotongan baru lebih mungkin terjadi sekitar September.

Secara teori, suku bunga tinggi bisa menjadi hambatan bagi emas karena emas tidak memberikan imbal hasil. Namun dalam situasi ketidakpastian yang meningkat terutama ketika inflasi kembali menjadi perhatian emas justru sering dipandang sebagai penyimpan nilai yang lebih kuat, sehingga tetap mendapatkan aliran permintaan.

Sepanjang tahun ini, emas sudah naik hampir seperempat, ditopang ketegangan geopolitik dan perdagangan, serta kekhawatiran mengenai arah kebijakan moneter AS. Selain itu, kembalinya tren “debasement trade” yakni pergeseran investor dari obligasi dan mata uang ke aset riil memberi dorongan tambahan pada reli emas yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir. Emas sempat mencetak rekor di atas $5.595/oz pada akhir Januari.

Pada update terakhir, spot gold naik sekitar 0,4% ke $5.342,99/oz. Perak menguat 0,6% ke $89,87 setelah sehari sebelumnya terkoreksi tajam, sementara platinum dan palladium juga bergerak naik. Di pasar valas, indeks dolar Bloomberg melemah tipis setelah menguat pada sesi sebelumnya, memberikan ruang tambahan bagi logam mulia untuk bertahan kuat.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com NM23 Ai