Dolar Menguat, Emas Turun Jelang Keputusan The Fed
Harga emas melemah pada perdagangan Selasa menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Emas spot turun 0,8% menjadi US$4.041,12 per troy ounce.
Tekanan terhadap emas datang dari dolar Amerika Serikat yang bertahan dekat level tertinggi dalam satu bulan. Dolar yang lebih kuat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada akhir pertemuan Rabu. Namun, peluang kenaikan suku bunga pada pekan ini masih berada di sekitar 40%.
Ekspektasi kenaikan suku bunga pada September bahkan mencapai sekitar 80%. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil.
Investor juga mengurangi posisi menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi AS kuartal kedua dan data inflasi PCE. Di sisi lain, jeda konflik AS-Iran serta penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi energi.
Perak turun 1,6% menjadi US$57,48 per troy ounce, sedangkan platinum melemah 0,6% ke US$1.612,60. Emas berpotensi tetap bergerak terbatas sampai pasar mendapat petunjuk yang lebih jelas dari The Fed mengenai arah suku bunga berikutnya.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id