AUD/USD Tetap Stabil saat USD Melemah
Pasangan AUD/USD menarik beberapa pembeli yang sedang dalam masa penurunan pada hari Kamis (21/11) dan mempertahankan kenaikan intraday yang moderat, di sekitar wilayah 0,6520 sepanjang paruh pertama sesi Eropa. Kenaikan tersebut disponsori oleh nada yang lebih lemah di seputar Dolar AS (USD), meskipun tidak memiliki keyakinan bullish dan memerlukan kehati-hatian sebelum memposisikan diri untuk perpanjangan pemantulan baru-baru ini dari posisi terendah tiga bulan yang dicapai minggu lalu.
Para bull USD lebih suka untuk bergerak ke pinggir lapangan dan mencari kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan yang diusulkan Presiden terpilih AS Donald Trump sebelum menerapkan kebijakan baru. Selain itu, reaksi awal terhadap persetujuan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menurunkan ambang batas serangan nuklir pada hari Selasa ternyata berumur pendek karena komentar dari pejabat Rusia dan AS meredakan kekhawatiran akan perang nuklir. Hal ini, pada gilirannya, tetap mendukung suasana pasar yang optimis, yang selanjutnya tampaknya melemahkan dolar safe haven dan menguntungkan Aussie yang sensitif terhadap risiko.
Selain itu sikap agresif Reserve Bank of Australia (RBA) memberikan dukungan tambahan bagi Dolar Australia (AUD). Bahkan, risalah rapat RBA November yang dirilis awal minggu ini mengindikasikan bahwa anggota dewan tetap waspada terhadap risiko inflasi yang meningkat dan menekankan pentingnya mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Sementara itu, ekspektasi terhadap Federal Reserve (Fed) yang kurang dovish seharusnya terus bertindak sebagai pendorong bagi USD dan menahan para pedagang dari menempatkan taruhan bullish yang agresif di sekitar pasangan AUD/USD.(ayu)
Sumber: FXStreet