Saham Eropa Terseret Risk-Off Saat Konflik AS–Iran Memanas
Saham Eropa merosot tajam pada perdagangan Selasa(3/3), mencerminkan pergeseran cepat ke mode risk-off ketika eskalasi konflik di Timur Tengah membebani sentimen global. Pada awal sesi, indeks DAX Jerman turun 1,9%, CAC 40 Prancis melemah 1,2%, dan FTSE 100 Inggris turun 1%, seiring investor memangkas eksposur pada aset berisiko.
Tekanan pasar dipicu kekhawatiran meluasnya konflik AS–Iran, yang dimulai akhir pekan lalu, ke kawasan Teluk. Laporan menyebut Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi sasaran serangan rudal, sementara sejumlah aset infrastruktur digital—termasuk pusat data Amazon di UEA dan Bahrain—ikut terdampak dalam rangkaian serangan balasan Iran di beberapa negara Timur Tengah.
Perkembangan ini menambah keraguan atas status kota-kota Teluk seperti Dubai sebagai destinasi “aman” bagi bisnis dan arus modal regional, terutama bila risiko serangan terhadap fasilitas strategis dan infrastruktur kritikal meningkat. Di saat yang sama, Israel melaporkan operasi simultan yang menargetkan Iran dan Lebanon setelah Hizbullah—kelompok yang didukung Teheran—menyerang Tel Aviv dengan rudal dan drone.
Washington memperketat langkah keamanan dengan memerintahkan evakuasi personel pemerintah AS non-esensial serta anggota keluarga dari Bahrain, Irak, dan Yordania. Presiden AS Donald Trump menyatakan AS akan melakukan “apa pun yang diperlukan” untuk mencapai tujuan militernya—sinyal bahwa operasi bisa berlangsung berminggu-minggu, menjaga premi risiko geopolitik tetap tinggi dan berpotensi menekan ekuitas global dalam waktu lebih lama.(alg)
Sumber: Newsmaker.id