Aussie Cetak Puncak 4 Tahun Usai RBA Naikkan Suku Bunga
AUD/USD menguat ke atas $0,72 dan menyentuh level tertinggi dalam empat tahun, setelah Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 4,35% sesuai ekspektasi. Penguatan juga ditopang membaiknya selera risiko, seiring munculnya sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah.
Keputusan RBA diambil dengan suara 8 berbanding 1 dan menjadi kenaikan ketiga berturut-turut. Bank sentral menegaskan fokus membawa inflasi kembali ke target 2–3%, yang membuat arah kebijakan terlihat lebih hawkish dibanding perpecahan suara pada pertemuan Maret. Namun, RBA juga menilai kebijakan saat ini “well placed to respond to developments”, yang dibaca pasar sebagai sinyal ruang jeda (pause) mulai terbuka.
Dari sisi ekspektasi pasar, probabilitas kenaikan lagi pada Juni disebut hanya sekitar 20%. Meski begitu, pasar masih mem-price in peluang kenaikan lanjutan menuju 4,60% pada September, sehingga pergerakan AUD tetap sensitif terhadap perubahan persepsi jalur suku bunga berikutnya.
Di luar faktor domestik, sentimen risiko global ikut membaik setelah muncul optimisme bahwa kesepakatan dengan Teheran bisa dicapai. AS menyatakan operasi ofensif terhadap Iran telah berakhir, menegaskan kembali gencatan senjata, dan sementara menghentikan upaya membantu kapal-kapal yang terdampar keluar dari Selat Hormuz, yang memberi ruang bagi pasar untuk menilai ulang risiko geopolitik dalam jangka dekat. (asd)
Sumber: Newsmaker.id