Yen Pulih Setelah Tiga Sesi Turun, Begini Kondisinya!
Yen Jepang menguat ke sekitar 157,7 per dolar pada Rabu (06/05), memutus tren pelemahan tiga hari beruntun. Pergerakan ini terjadi saat dolar AS dan harga minyak sama-sama turun, seiring pasar menangkap sinyal meredanya ketegangan di Timur Tengah.
Sentimen membaik setelah Washington menegaskan kembali gencatan senjata dan menyatakan operasi ofensif terhadap Iran telah berakhir. AS juga menangguhkan sementara upaya membantu kapal-kapal yang tertahan untuk keluar dari Selat Hormuz, guna memberi ruang bagi peluang pembicaraan lanjutan dengan Teheran. Berkurangnya risiko eskalasi di jalur energi utama ini ikut menekan harga minyak, yang pada gilirannya meringankan tekanan biaya impor energi.
Yen cenderung sensitif terhadap dinamika Timur Tengah karena Jepang sangat bergantung pada impor minyak dari kawasan Teluk. Ketika harga minyak melemah dan ketidakpastian geopolitik mereda, yen kerap mendapat dukungan relatif sebagai mata uang safe haven, sementara tekanan terhadap neraca perdagangan energi juga terlihat lebih ringan.
Di sisi kebijakan, pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi dukungan otoritas Jepang setelah dugaan intervensi pekan lalu. Perkiraan menyebut Tokyo mungkin menggelontorkan sekitar US$35 miliar untuk menstabilkan yen, meski tidak ada konfirmasi resmi. Namun, pullback yen belakangan ini juga dibaca pasar sebagai sinyal belum adanya aksi lanjutan yang konsisten dari pembuat kebijakan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id