Bitcoin Turun Tipis Usai Cetak Rekor Tertinggi
Harga Bitcoin sedikit turun pada Senin (6/10), setelah mencetak rekor tertinggi di atas $125.000 akhir pekan lalu. Pada pukul 05:50 GMT, Bitcoin diperdagangkan di level $123.716,7 atau turun 1,6%. Namun, sepanjang minggu lalu, harga Bitcoin naik lebih dari 11% dan telah melonjak lebih dari 30% sejak awal 2025.
Kenaikan harga Bitcoin didorong oleh arus masuk dana yang besar ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Menurut data SoSoValue, dana yang masuk mencapai $3,24 miliar minggu lalu — tertinggi sepanjang tahun ini. Investor institusional memilih berinvestasi melalui ETF karena dinilai lebih aman dan teratur.
Selain itu, ketidakpastian akibat penutupan pemerintahan AS yang masih berlangsung membuat investor mencari aset lindung nilai seperti Bitcoin dan emas. Banyak yang menyebut ini sebagai "debasement trade", di mana investor mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih tahan terhadap ketidakpastian ekonomi dan nilai mata uang fiat.
Sementara itu, OnePay, perusahaan fintech yang didukung Walmart, berencana menambahkan fitur jual beli kripto ke aplikasinya. Menurut CNBC, pengguna akan bisa membeli Bitcoin dan Ethereum lewat kemitraan dengan penyedia infrastruktur kripto Zerohash. Langkah ini memperluas layanan OnePay menjadi aplikasi keuangan digital serba ada.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id