Kripto Rebound di Tengah Shutdown AS, Narasi Dovish Fed
Pasar kripto menguat pada Rabu (1/10), dipimpin Bitcoin yang naik sekitar 2–3% dan sempat mendekati US$116–117 ribu. Ethereum, Solana, dan XRP juga ikut menguat di kisaran 3–6%. Kenaikan terjadi di tengah penutupan pemerintah AS (shutdown) yang memicu pelemahan dolar dan mendorong sebagian investor mencari aset alternatif berisiko maupun bersifat “outside fiat”. Musimality kuartal IV yang historisnya positif untuk kripto turut menopang sentimen harian.
Secara fundamental, data ADP menunjukkan sektor swasta AS kehilangan sekitar 32 ribu pekerjaan pada September, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan. Narasi “lower-for-longer” suku bunga mengangkat selera risiko dan menekan imbal hasil, kondisi yang lazimnya kondusif bagi aset kripto. Namun, shutdown berpotensi menunda rilis data ekonomi kunci seperti nonfarm payrolls, sehingga arah pasar bisa cepat berubah jika ketidakpastian berkepanjangan. Volatilitas jangka pendek tetap tinggi, terutama bila rilis data resmi tertunda dan komunikasi The Fed berbaur dengan spekulasi pelaku pasar.
Di sisi regulasi, pelaku pasar juga memantau wacana pengaturan stablecoin. Gubernur BoE Andrew Bailey menegaskan stablecoin yang dipakai luas perlu diperlakukan layaknya uang bank—mulai dari proteksi deposan hingga akses fasilitas cadangan—yang berpotensi mengubah peta risiko dan adopsi di Inggris. Seiring faktor makro (dolar, imbal hasil) dan berita regulasi saling tarik-menarik, reli kripto berpeluang berlanjut, meski koreksi teknikal tetap mungkin terjadi. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id