Bitcoin Tertahan di $105K: Risk-On Geser Kapital ke Saham
Bitcoin melemah 0,7% ke $105.355 pada Selasa pagi (05:25 GMT), memangkas pemulihan yang sempat terjadi pekan lalu. Kemajuan untuk mengakhiri shutdown pemerintah AS tak banyak membantu kripto; selera risiko justru lari ke aset lain terutama saham teknologi sehingga dorongan ke BTC terbatas.
Dari sisi korporasi, Strategy Inc (MSTR) menambah 487 BTC pekan ini dan total kepemilikan naik ke 641.692 BTC. Namun, belanja tambahan ini belum cukup mengangkat harga karena arus modal lebih condong ke ekuitas seiring rebound big tech.
Di sisi lain, short seller Jim Chanos menutup posisi short di Strategy. Ia menilai valuasi saham kini sudah mendekati nilai bersih kepemilikan Bitcoinnya: metrik EV vs mNAV turun ke sekitar 1,23x dari puncak 2,50x. Meski posisi ditutup, Chanos mencatat masih ada ruang kompresi valuasi ke depan. Sepanjang 2025, saham kelas A Strategy turun sekitar 20,4%, seiring pasar mempertanyakan premi atas nilai BTC yang dipegang.
Pasar kripto lebih luas ikut lesu. Ether turun 1,6% ke $3.549, BNB -2,4%, Solana dan Cardano masing-masing terkoreksi >1%. XRP justru naik 0,9%, sementara koin meme bergerak campur: Dogecoin -1,5%, $TRUMP +4,2%. Singkatnya, tanpa katalis positif khusus kripto, Bitcoin tetap “terkunci” di area $105K dengan dominasi narasi risk-on di saham.(asd)
Sumber: Newsmaker.id