• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

5 November 2025 06:20  |

Bitcoin dan XRP Tertekan Setelah Reli Tajam, ETH Masih Stabil.

Harga Bitcoin (BTC) bergerak melemah pada perdagangan Selasa (5/11), setelah sempat menembus level psikologis US$111.000 di akhir pekan lalu. Tekanan jual meningkat seiring investor melakukan aksi ambil untung di tengah penguatan dolar AS dan meredanya aliran dana ke ETF berbasis kripto.

Data pasar menunjukkan Bitcoin sempat turun ke kisaran US$101.000, meskipun masih mencatat kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Beberapa analis memperingatkan bahwa level support jangka menengah di sekitar US$98.000 perlu dijaga agar momentum bullish tetap bertahan.

“Pasar mulai lebih hati-hati setelah reli besar beberapa pekan terakhir. Jika tekanan dari dolar AS berlanjut, koreksi bisa semakin dalam,” kata seorang analis dari CoinDesk.

Meskipun demikian, persepsi Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global masih menjadi faktor penopang utama di jangka menengah.

XRP Melemah, Pasokan Baru Tekan Sentimen Pasar

Token XRP terpantau melemah ke kisaran US$2,20 pada Selasa (5/11), setelah Ripple Labs membuka kembali 1 miliar token XRP dari escrow awal bulan ini. Langkah tersebut memicu kekhawatiran akan potensi tekanan pasokan di pasar dalam jangka pendek.

Sepanjang Oktober, XRP tercatat melemah hampir 11%, meskipun sempat menunjukkan tanda-tanda rebound di awal November. Analis menilai volatilitas masih tinggi, terutama karena sebagian besar investor ritel menunggu sinyal fundamental baru dari pihak Ripple maupun regulator AS.

“Tekanan jual bisa meningkat jika pasar tidak melihat katalis positif baru dalam waktu dekat,” ujar laporan dari BraveNewCoin.

Namun, sebagian pelaku pasar masih melihat peluang pemulihan jangka menengah jika adopsi XRP di sektor keuangan lintas batas terus bertumbuh.

Ethereum Stabil, Pasar Cermati Upgrade Jaringan dan Arus Masuk Institusional

Harga Ethereum (ETH) diperdagangkan stabil di kisaran US$3.200–3.400 pada Selasa (5/11), di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap rencana hard fork besar yang dijadwalkan bulan ini.

Upgrade yang dikenal dengan nama “Fusaka” tersebut akan membawa 11 proposal peningkatan (EIP) yang difokuskan pada peningkatan efisiensi dan skalabilitas jaringan. Pelaku pasar memandang pembaruan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Ethereum di sektor DeFi dan tokenisasi aset.

Di sisi lain, laporan menunjukkan adanya peningkatan arus masuk institusional ke aset ini selama Oktober, dengan lebih dari 550.000 ETH tercatat masuk ke platform investasi kripto besar.

“Ethereum punya prospek solid, tapi pasar masih menunggu bukti nyata dari peningkatan performa jaringan pasca-upgrade,” ujar seorang analis dari AInvest Research.(CP)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

Crypto

Bitcoin Jatuh di Bawah $113.000, Dekati Terendah 6 Pekan

Bitcoin turun di bawah $113.000 pada Senin, mendekati level terendah enam pekan meski pasar masih bertaruh The Fed akan meman...

25 August 2025 14:32
Crypto

Pasca Deleveraging, Kripto Cari Arah

Pasar kripto diperdagangkan sedikit menguat pada Rabu (24/9). Bitcoin bergerak sempit di kisaran $112K–$113K, sementara Eth...

25 September 2025 04:19
Crypto

Menjelang CPI, Sentimen Dovish Dongkrak Kripto

Pasar kripto menguat di hari Kamis (11/9). Bitcoin (BTC) bergerak sekitar $114K, sementara Ethereum (ETH) di kisaran $4.43K d...

11 September 2025 18:09
Crypto

Menjelang NFP: Kripto Konsolidasi, Wait & See

Pasar kripto bergerak negatif pada hari Jumat (4/9). Bitcoin (BTC) bertahan di sekitar $110K, sedangkan Ethereum (ETH) diperd...

5 September 2025 03:53
BIAS23.com NM23 Ai