Minyak Brent Naik $1 Lebih Pasca Pembicaraan AS-Tiongkok
Minyak mentah Brent naik lebih dari $1 per barel pada Jumat (6/6) dan harga minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertamanya dalam tiga pekan pasca Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping melanjutkan pembicaraan perdagangan, yang meningkatkan harapan untuk pertumbuhan dan permintaan yang lebih kuat di dua ekonomi terbesar dunia.
Minyak mentah Brent berjangka naik $1,50, atau 1,61%, menjadi $66,39 per barel pada 1349 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,02, atau 1,61%, menjadi $64,39.
Pada basis mingguan, kedua acuan minyak tersebut berada di jalur untuk menetap lebih tinggi pasca menurun selama dua pekan beruntun. Minyak Brent telah naik 2,75% pekan ini, sementara WTI diperdagangkan 4,9% lebih tinggi.
Kantor berita resmi Tiongkok Xinhua mengatakan pembicaraan perdagangan antara Xi dan Trump berlangsung atas permintaan Washington pada hari Kamis. Trump mengatakan panggilan telepon itu telah menghasilkan "kesimpulan yang sangat positif", seraya menambahkan AS "dalam kondisi yang sangat baik dengan China dan kesepakatan perdagangan".
Kanada juga melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan AS, dengan Perdana Menteri Mark Carney berhubungan langsung dengan Trump, menurut Menteri Perindustrian Melanie Joly.
Pasar minyak terus berfluktuasi dengan berita tentang negosiasi tarif dan data yang menunjukkan bagaimana ketidakpastian perdagangan dan dampak pungutan AS mengalir ke dalam ekonomi global.
"Potensi peningkatan sanksi AS di Venezuela untuk membatasi ekspor minyak mentah dan potensi serangan Israel terhadap infrastruktur Iran menambah risiko kenaikan harga," kata analis di BMI, afiliasi Fitch, dalam sebuah catatan pada hari Jumat.(yds)
Sumber: Reuters