• Tue, Jul 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 July 2026 03:21  |

Saudi Beri Diskon Harga, Minyak Kian Tertekan

Harga minyak turun ke level terendah baru dalam lima bulan setelah Arab Saudi memangkas harga minyak utamanya secara besar-besaran. Langkah ini menjadi sinyal terbaru bahwa pasar minyak global mulai menghadapi tekanan kelebihan pasokan.

WTI untuk pengiriman Agustus turun tipis dan ditutup di level US$68,55 per barel. Sementara itu, Brent untuk pengiriman September melemah 13 sen dan ditutup di US$71,99 per barel di New York. Posisi ini menjadi salah satu level terendah sejak akhir Februari.

Tekanan utama datang dari keputusan Arab Saudi yang memberi diskon langka untuk minyak Arab Light. Pemangkasan harga tersebut menjadi yang terbesar setidaknya dalam 26 tahun. Kondisi ini menunjukkan persaingan antarprodusen mulai meningkat, terutama setelah pasokan dari Teluk Persia kembali mengalir ke pasar.

Sentimen negatif juga diperkuat oleh keputusan OPEC+ pada akhir pekan. Tujuh negara yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia sepakat menaikkan kuota produksi sebesar 188.000 barel per hari untuk bulan depan. Meski tambahan produksi itu belum sepenuhnya masuk ke pasar, keputusan tersebut memberi sinyal bahwa produsen ingin menambah output saat kondisi mulai normal.

Sebelumnya, Brent sudah anjlok sekitar 30% pada kuartal kedua setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati kesepakatan damai sementara. Kesepakatan itu membuka jalan bagi pemulihan arus kapal melalui Selat Hormuz, meski lalu lintas belum sepenuhnya kembali normal dan risiko keamanan masih membayangi.

Di sisi lain, pasar energi masih mendapat sedikit dukungan dari kuatnya harga produk olahan seperti bensin. Serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia dan ketatnya kapasitas kilang global membuat crack spread berada dekat level tertinggi sejak Juni 2022. Namun, secara keseluruhan, struktur pasar Brent dan Dubai yang berubah ke pola contango menunjukkan pasokan jangka pendek mulai longgar. Meski harga minyak masih tertekan, indikator teknikal RSI 9 hari menunjukkan harga mulai masuk area oversold, sehingga peluang rebound jangka pendek tetap perlu diwaspadai.(arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai