Emas Turun Tipis di Sesi Berombak, Masih Dekat Level Terendah Sebulan
Harga emas bergerak volatil namun berakhir sedikit di bawah level datar pada Jumat (1/4), setelah mencatat penurunan tipis sepanjang April dan bertahan dekat posisi terendah satu bulan. Aktivitas perdagangan cenderung sepi seiring libur pasar di sebagian besar Eropa dan Asia.
Pada 16:57 ET (20:57 GMT), spot gold turun 0,2% ke US$4.613,77/oz, sementara gold futures melemah 0,1% ke US$4.626,75/oz. Pergerakan dua arah dalam sesi mencerminkan tarik-menarik antara faktor teknikal jangka pendek dan tema makro yang masih dominan.
Secara bulanan, spot gold turun sekitar 1% pada April, memperpanjang pelemahan setelah penurunan hampir 12% pada Maret. Kekhawatiran inflasi yang meningkat terkait perang Iran mendorong arus ke dolar, menambah tekanan pada emas.
Lonjakan harga minyak juga membayangi emas karena konflik Iran disebut memicu gangguan luas pada pasokan crude global. Kenaikan energi memperkuat kanal inflasi, yang pada gilirannya mempengaruhi ekspektasi kebijakan moneter dan arah imbal hasil.
Tekanan pada logam mulia juga datang dari sinyal hawkish bank sentral utama pekan ini. Sejumlah pembuat kebijakan The Fed menyoroti risiko inflasi berbasis energi, sementara ECB, BoE, dan BoJ mengisyaratkan ruang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat di tengah kenaikan harga minyak. Dalam kerangka transmisi pasar, prospek suku bunga lebih tinggi meningkatkan opportunity cost aset non-yielding seperti emas, sehingga membatasi ruang pemulihan harga.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id