Emas Pulih, Menuju Tahun Terbaik Sejak 1979
Harga emas pulih pada hari Selasa (30/12) setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya, kembali menguat didorong oleh risiko geopolitik dan ekonomi yang masih tinggi. Emas spot naik 0,8% menjadi $4.365,86 per ons, setelah jatuh akibat aksi ambil untung pada hari Senin. Harga emas sebelumnya mencapai rekor tertinggi $4.549,71 pada Jumat lalu, namun sempat terkoreksi akibat aksi ambil untung. Kontrak emas berjangka AS juga naik 0,8% menjadi $4.380,10.
Logam mulia ini telah melonjak 66% pada tahun 2025, mencatatkan kenaikan terbesar sejak 1979. Kenaikan harga emas didorong oleh pelonggaran suku bunga, ketegangan geopolitik, serta pembelian kuat oleh bank sentral dan aliran dana ke ETF berbasis emas. Para analis memperkirakan, pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada tahun 2026 akan mendukung momentum positif bagi emas, yang tidak memberikan hasil yang tidak seimbang.
Perkembangan geopolitik juga tetap mendukung harga emas, dengan risiko tinggi terkait konflik Rusia-Ukraina yang semakin memuncak. Sementara itu, Perak dan Platinum juga mencatatkan kenaikan signifikan. Perak naik 4,6% menjadi $75,523 per ons, meskipun sempat mencapai rekor tertinggi pada hari Senin di angka $83,62. Platinum pun naik 4,5% menjadi $2.203,07 per ons, setelah menyentuh rekor tertinggi sebelumnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id