BOJ Siap Naikkan Proyeksi Ekonomi Jepang
Bank of Japan atau BOJ diperkirakan akan mempertimbangkan kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Jepang dalam rapat kebijakan bulan ini. Meski begitu, bank sentral kemungkinan tetap mempertahankan suku bunga acuan setelah sebelumnya menaikkannya ke level tertinggi sejak 1995.
BOJ disebut akan membahas peluang menaikkan proyeksi pertumbuhan dari perkiraan saat ini sebesar 0,5% untuk tahun fiskal yang berakhir Maret mendatang. Optimisme ini muncul karena permintaan global yang terkait dengan kecerdasan buatan atau AI ikut menjaga ketahanan ekonomi Jepang.
Pejabat BOJ juga akan mempertimbangkan perubahan penilaian bahwa risiko ekonomi masih “condong ke bawah”. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya keyakinan bahwa ekonomi Jepang dapat menghindari perlambatan yang lebih dalam.
Prospek yang lebih baik ini menjadi perubahan penting dibandingkan April, ketika BOJ memperingatkan bahwa konflik Timur Tengah dapat memberi tekanan besar terhadap ekonomi. Kekhawatiran tersebut mulai mereda karena gangguan rantai pasok besar belum terjadi, terutama setelah perusahaan mencari sumber bahan baku alternatif.
Faktor lain yang mendukung ekonomi Jepang adalah kenaikan harga ekspor, terutama karena kuatnya permintaan global terhadap produk terkait AI. Hal ini membantu mengimbangi tekanan dari kenaikan biaya impor energi, sekaligus mendukung laba perusahaan dan pendapatan rumah tangga.
Namun, dari sisi inflasi, BOJ masih melihat adanya risiko kenaikan harga yang berlanjut. Perusahaan dinilai lebih cepat meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen dibandingkan sebelumnya. Dampaknya ke market, yen dan saham Jepang akan sensitif terhadap sinyal BOJ, terutama jika proyeksi ekonomi dinaikkan tetapi suku bunga tetap ditahan.(arl)
Sumber: Newsmaker.id