• Wed, Jul 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 July 2026 21:40  |

Williams Sebut Suku Bunga The Fed Sudah Tepat

Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams menilai posisi suku bunga The Fed saat ini sudah berada di level yang tepat untuk membawa inflasi kembali menuju target 2%. Pernyataan ini disampaikan meski permintaan yang didorong oleh investasi kecerdasan buatan atau AI mulai memberi tekanan baru terhadap inflasi.

Williams mengatakan investasi AI berpotensi mendukung pertumbuhan produktivitas dalam beberapa tahun ke depan. Namun, untuk saat ini, ekonomi sedang berada dalam perlombaan antara pasokan yang tersedia dan lonjakan permintaan yang cepat.

Meski inflasi masih terlalu tinggi, Williams melihat ada alasan yang cukup kuat untuk memperkirakan inflasi telah mencapai puncaknya dan berpotensi turun dalam beberapa kuartal mendatang. Ia menilai tarif tidak akan memberi tekanan tambahan besar pada harga konsumen, inflasi perumahan masih menurun, dan harga energi tampak sudah mencapai puncaknya.

Williams memperkirakan inflasi berada di sekitar 3,25% pada akhir tahun ini, sebelum turun bertahap menuju target 2% The Fed pada 2028. Ia juga optimistis tekanan inflasi dari investasi AI akan mereda seiring bertambahnya pasokan, meski besaran dan durasinya masih sangat tidak pasti.

Pernyataan Williams muncul setelah data inflasi Juni menunjukkan penurunan mengejutkan, terutama karena harga energi melemah. Namun, ia mengingatkan agar pasar tidak terlalu cepat bereaksi terhadap satu bulan data saja, karena The Fed masih perlu melihat apakah tren tersebut berlanjut ke bulan berikutnya.

Dampaknya ke market, komentar Williams memberi sinyal bahwa The Fed belum terburu-buru menaikkan suku bunga pada Juli, tetapi juga belum siap menyatakan inflasi aman sepenuhnya. Sikap ini bisa menjaga saham dan emas tetap mendapat dukungan dari ekspektasi suku bunga yang lebih stabil, namun dolar dan yield masih bisa bertahan jika data inflasi berikutnya kembali menguat. (arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai